manfaat-musik-untuk-anak-manfaat-musik-untuk-anak-usia-dini-manfaat-musik-untuk-anak-berkebutuhan-khusus-manfaat-musik-untuk-anak-sd-manfaat-musik-bagi-anak-manfaat-mus
Mungkin ada alasan kenapa kita dulu ketika menginjakan sekolah dasar, maka yang diajarkan kebanyakan adalah menyanyi. Kita tak pernah menghafalkan liriknya atau nadanya.

Yang kita tahu hari demi hari semakin lagu itu dinyanyikan kita juga ikut menyanyi layaknya kita pernah menghafalkan dan tahu maknanya. Ternyata memang musik dan nyanyian sangat bermanfaat buat anak usia dini lho...! Berikut penjelasannya:

Dalam Psikologi Belajar, kita tahu bahwa belajar akan lebih efektif bila kita tahu apa yang akan kita pelajari. Sekecil apapun pengetahuan tentang subjek yang kita pilih akan memudahkan kita memperoleh dan menggali informasi baru sekitar subjek tersebut.

Ketika anak dapat menghubungkan informasi baru dengan informasi lama yang sudah dimilikinya, anak akan lebih tertarik pada subjek tersebut. Dengan demikian anak akan dapat belajar dengan tujuan yang jelas.
Melalui musik anak akan menemukan cara belajar yang menyenangkan. Setelah menyanyikan lagu asing atau lagu yang berasal dari daerah lain, seperti lagu “Twinkel Twinkel”, anak-anak akan mengenal kata-kata asing (bahasa inggris) beserta budayanya.

Melalui bernyanyi anak dapat meningkatkan kemampuan dan minatnya terhadap bahasa dan budaya bangsa lain. Lebih luas lagi melalui musik, guru dapat memperkenalkan dan merangsang ketertarikannya pada materi bidang ilmu yang lainnya, seperti berhitung/aritmatika, sosial, sains, dan sebagainya.
Dengan demikian proses belajar akan lebih mudah dan guru dapat membangun sebuah jaring-jaring ketertarikan belajar yang positif pada anak usia muda tersebut.

Pemanfaatan musik dalam kelas adalah sesuai dengan teori-teori belajar multisensory. Guru sebaiknya mengembangkan kemampuan auditif, kemampuan visual, kemampuan kinestetik anak sebagai salah satu cara memperkaya pengalaman belajar anak. Melalui musik sebagian besar kemampuan-kemampuan tersebut akan dapat difasilitasi.

Berbagai kemampuan didapat ketika bermain musik dan bernyanyi bersama

Kemampuan auditif dapat dikembangkan ketika anak-anak bernyanyi atau bermain musik bersama-sama. Sedangkan kemampuan visual dan kinestetiknya dikembangkan ketika anak-anak menggerak-gerakan tubuhnya mengikuti irama musik. Dan ketika anak-anak bermain alat-alat musik (memukul-mukul gendang kecil, emnggerak-gerakan lonceng dan sebagainya).

Musik juga dapat berfungsi sebagai alat yang membantu meningkatkan informasi2 yang terpendam dalam ingatan anak. Syair lagu “Kebunku” ciptaan ibu Sud yang berbunyi: “…lihat kebunku penuh dengan bunga, ada yang putih da nada yang merah…”. akan membuka kotak ingatannya.
Anak akan mengingat kembali bunga yang berwarna merah dan bunga yang berwarna putih.

Guru dapat memperkuat pengingatan mereka melalui misalnya dengan menanyakan bunga apa saja yang berwarna merah dan bunga apa saja yang berwarna putih. Apakah di rumah kalian punya tanaman, apa warna bunganya, apa nama tanaman tersebut, dan sebagainya.

Kita lihat bahwa, nyanyian dapat membantu memperkuat daya ingat anak akan fakta-fakta yang sudah mereka ketahui sebelumnya.
Dengan bernyanyi proses mengingat kembali akan lebih menyenangkan daripada dilakukan dengan hafalan atau membaca yang membuat mereka ‘terpasung’ di mejanya.

Musik dan nyanyian merangsang kreatifitas dan membantu membentuk sikap yang positif anak untuk siap belajar di sekolah. Hari pertama yang ditemui anak di hari pertamanya masuk sekolah Taman Kanak-kanak adalah bertemu dengan teman-teman barunya yang sebaya dan juga guru.

Selain anak akan menerima pelajaran berhitung, agama, dan bahasa, anak juga akan belajar rumitnya interaksi sosial, sandi-sandi yang samar dari bahasa tubuh, irama bahasa lisan, berbagi cerita dengan lingkungan barunya. Interaksi rumit yang melibatkan jasmani, rohani, sosial dan emosi anak.

Dengan keakraban dengan musik yang telah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya, musik akan mengisi ruang-ruang kosong aspek sosial dan emosional yang sering terjadi di sekolahnya.

Musik dapat memperbesar rasa percaya diri ketika anak dihadapkan pada ruang besar dan teman-teman serta gurunya yang pada awalnya dirasakan sebagai ancaman.


Berbagai Penemuan Penelitian Tentang Manfaat Musik


Penemuan dari berbagai penelitian dibawah ini akan menunjukan bahwa ada keterhubungan antara musik dengan kemampuan akademik seseorang. Berikut penemuannya:

Diantara 40 orang pelajar berumur sekitar 14 tahun ditemukan ada tiga kelompok dari tiga negara yang memiliki nilai akademik yang tertinggi pada sebuah sekolah sains di Amerika. Diketahui ketiga negara tersebut adalah Hongaria, Belanda, dan Jepang.

Perlu diketahui bahwa Hongaria sejak tahun 1960-an telah menerapkan sistem pendidikan musik pada kurikulum pendidikan nasionalnya. Penerapannya dimulai dari sekolah taman kanak-kanak hingga tingkat lanjutan atas. Menyusul Belanda pada tahun 1968, dan Jepang beberapa tahun kemudian.

Ternyata sebagian besar ilmuwan yang bekerja di Silicon Valley (tempat bekerjanya para penemu, pengembang, dan produksi program-program komputer di San Fransisco, USA) adalah orang-orang yang menekuni bidang musik. Baik sebagai pemain maupun penikmat musik.

Laporan lain menyebutkan bahwa sekolah-sekolah yang menghasilkan alumnus memiliki kemampuan akademik yang tinggi di Amerika telah menghabiskan 20% hingga 30% waktu setiap harinya dengan aktivitas berkesenian, terutama musik.

Setiap anak memiliki memiliki kecakapan berbahasa dan juga cakap berbahasa musikal. Bernyanyi adalah dasar terbaik bagi anak yang belajar musik. Pendidikan musik akan sangat efektif bila diajarkan pada anak-anak sekolah usia dini.

Anak akan berkembang secara utuh Multiple Intelegences - nya. Meliputi perkembangan fisik, emosional, estetik, dan intelektual, termasuk juga anak berkembang secara musikal dalam pencapaian peningkatan kemampuan-kemampuan yang kompleks.

Baca Juga: Suplemen Peningkat Sistem Imun

Manfaat Musik Untuk Anak Usia Dini

manfaat-musik-untuk-anak-manfaat-musik-untuk-anak-usia-dini-manfaat-musik-untuk-anak-berkebutuhan-khusus-manfaat-musik-untuk-anak-sd-manfaat-musik-bagi-anak-manfaat-mus
Mungkin ada alasan kenapa kita dulu ketika menginjakan sekolah dasar, maka yang diajarkan kebanyakan adalah menyanyi. Kita tak pernah menghafalkan liriknya atau nadanya.

Yang kita tahu hari demi hari semakin lagu itu dinyanyikan kita juga ikut menyanyi layaknya kita pernah menghafalkan dan tahu maknanya. Ternyata memang musik dan nyanyian sangat bermanfaat buat anak usia dini lho...! Berikut penjelasannya:

Dalam Psikologi Belajar, kita tahu bahwa belajar akan lebih efektif bila kita tahu apa yang akan kita pelajari. Sekecil apapun pengetahuan tentang subjek yang kita pilih akan memudahkan kita memperoleh dan menggali informasi baru sekitar subjek tersebut.

Ketika anak dapat menghubungkan informasi baru dengan informasi lama yang sudah dimilikinya, anak akan lebih tertarik pada subjek tersebut. Dengan demikian anak akan dapat belajar dengan tujuan yang jelas.
Melalui musik anak akan menemukan cara belajar yang menyenangkan. Setelah menyanyikan lagu asing atau lagu yang berasal dari daerah lain, seperti lagu “Twinkel Twinkel”, anak-anak akan mengenal kata-kata asing (bahasa inggris) beserta budayanya.

Melalui bernyanyi anak dapat meningkatkan kemampuan dan minatnya terhadap bahasa dan budaya bangsa lain. Lebih luas lagi melalui musik, guru dapat memperkenalkan dan merangsang ketertarikannya pada materi bidang ilmu yang lainnya, seperti berhitung/aritmatika, sosial, sains, dan sebagainya.
Dengan demikian proses belajar akan lebih mudah dan guru dapat membangun sebuah jaring-jaring ketertarikan belajar yang positif pada anak usia muda tersebut.

Pemanfaatan musik dalam kelas adalah sesuai dengan teori-teori belajar multisensory. Guru sebaiknya mengembangkan kemampuan auditif, kemampuan visual, kemampuan kinestetik anak sebagai salah satu cara memperkaya pengalaman belajar anak. Melalui musik sebagian besar kemampuan-kemampuan tersebut akan dapat difasilitasi.

Berbagai kemampuan didapat ketika bermain musik dan bernyanyi bersama

Kemampuan auditif dapat dikembangkan ketika anak-anak bernyanyi atau bermain musik bersama-sama. Sedangkan kemampuan visual dan kinestetiknya dikembangkan ketika anak-anak menggerak-gerakan tubuhnya mengikuti irama musik. Dan ketika anak-anak bermain alat-alat musik (memukul-mukul gendang kecil, emnggerak-gerakan lonceng dan sebagainya).

Musik juga dapat berfungsi sebagai alat yang membantu meningkatkan informasi2 yang terpendam dalam ingatan anak. Syair lagu “Kebunku” ciptaan ibu Sud yang berbunyi: “…lihat kebunku penuh dengan bunga, ada yang putih da nada yang merah…”. akan membuka kotak ingatannya.
Anak akan mengingat kembali bunga yang berwarna merah dan bunga yang berwarna putih.

Guru dapat memperkuat pengingatan mereka melalui misalnya dengan menanyakan bunga apa saja yang berwarna merah dan bunga apa saja yang berwarna putih. Apakah di rumah kalian punya tanaman, apa warna bunganya, apa nama tanaman tersebut, dan sebagainya.

Kita lihat bahwa, nyanyian dapat membantu memperkuat daya ingat anak akan fakta-fakta yang sudah mereka ketahui sebelumnya.
Dengan bernyanyi proses mengingat kembali akan lebih menyenangkan daripada dilakukan dengan hafalan atau membaca yang membuat mereka ‘terpasung’ di mejanya.

Musik dan nyanyian merangsang kreatifitas dan membantu membentuk sikap yang positif anak untuk siap belajar di sekolah. Hari pertama yang ditemui anak di hari pertamanya masuk sekolah Taman Kanak-kanak adalah bertemu dengan teman-teman barunya yang sebaya dan juga guru.

Selain anak akan menerima pelajaran berhitung, agama, dan bahasa, anak juga akan belajar rumitnya interaksi sosial, sandi-sandi yang samar dari bahasa tubuh, irama bahasa lisan, berbagi cerita dengan lingkungan barunya. Interaksi rumit yang melibatkan jasmani, rohani, sosial dan emosi anak.

Dengan keakraban dengan musik yang telah dibangun pada tahun-tahun sebelumnya, musik akan mengisi ruang-ruang kosong aspek sosial dan emosional yang sering terjadi di sekolahnya.

Musik dapat memperbesar rasa percaya diri ketika anak dihadapkan pada ruang besar dan teman-teman serta gurunya yang pada awalnya dirasakan sebagai ancaman.


Berbagai Penemuan Penelitian Tentang Manfaat Musik


Penemuan dari berbagai penelitian dibawah ini akan menunjukan bahwa ada keterhubungan antara musik dengan kemampuan akademik seseorang. Berikut penemuannya:

Diantara 40 orang pelajar berumur sekitar 14 tahun ditemukan ada tiga kelompok dari tiga negara yang memiliki nilai akademik yang tertinggi pada sebuah sekolah sains di Amerika. Diketahui ketiga negara tersebut adalah Hongaria, Belanda, dan Jepang.

Perlu diketahui bahwa Hongaria sejak tahun 1960-an telah menerapkan sistem pendidikan musik pada kurikulum pendidikan nasionalnya. Penerapannya dimulai dari sekolah taman kanak-kanak hingga tingkat lanjutan atas. Menyusul Belanda pada tahun 1968, dan Jepang beberapa tahun kemudian.

Ternyata sebagian besar ilmuwan yang bekerja di Silicon Valley (tempat bekerjanya para penemu, pengembang, dan produksi program-program komputer di San Fransisco, USA) adalah orang-orang yang menekuni bidang musik. Baik sebagai pemain maupun penikmat musik.

Laporan lain menyebutkan bahwa sekolah-sekolah yang menghasilkan alumnus memiliki kemampuan akademik yang tinggi di Amerika telah menghabiskan 20% hingga 30% waktu setiap harinya dengan aktivitas berkesenian, terutama musik.

Setiap anak memiliki memiliki kecakapan berbahasa dan juga cakap berbahasa musikal. Bernyanyi adalah dasar terbaik bagi anak yang belajar musik. Pendidikan musik akan sangat efektif bila diajarkan pada anak-anak sekolah usia dini.

Anak akan berkembang secara utuh Multiple Intelegences - nya. Meliputi perkembangan fisik, emosional, estetik, dan intelektual, termasuk juga anak berkembang secara musikal dalam pencapaian peningkatan kemampuan-kemampuan yang kompleks.

Baca Juga: Suplemen Peningkat Sistem Imun

No comments